Profil Kota Bau-Bau


Kota Bau-Bau adalah sebuah pemerintahan kota di Pulau Buton, Propinsi Sulawesi Tenggara. Bau-Bau memperoleh status kota pada tanggal 21 Juni 2001 dan menduduki peringkat ke-8 sebagai kota terbesar di Sulawesi. Berdasarkan jumlah populasi tahun 2010 atau urutan ke-2 untuk propinsi Sulawesi Tenggara. Berdasarkan Sensus Penduduk (SP) tahun 2010, jumlah penduduk kota Bau-Bau sebanyak 137.118 jiwa dengan kepadatan sebesar 1.113 perkm2, dan pertumbuhan sebesar 2,975% pertahun.
Nilai PDRB daerah kota Bau-Bau berdasarkan harga berlaku pada tahun 2007 sebesar Rp.1.254,49 milyar sedangkan berdasarkan harga konstan sebesar Rp.586,32 milyar.
Pada tanggal 19 Februari 2005, Bau-Bau diguncang Gempa Bumi berkekuatan 6,9 skala Richter. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Kota Bau-Bau mempunyai wilayah daratan seluas 221,00 km2, luas laut mencapai 30 km2 merupakan kawasan potensial untuk pengembangan sarana dan prasarana.
Secara geografis terletak di bagian selatan garis Khatulistiwa di antara 5.21 derajat – 5.33 derajat lintang selatan dan di antara 122.30 derajat – 122.47 derajat bujur timur atau terletak di sebelah selatan propinsi Sulawesi Tenggara.
Wilayah kota Bau-Bau berbatasan dengan ;
Utara : Selat Buton
Selatan : Kecamatan Pasar Wajo
Barat : Kecamatan Kadatua
Timur : Kecamatan Kapontori
Kota Bau-Bau pada umumnya memiliki permukaan yang bergunung,bergelombang dan berbukit-bukit. Di antara gunung dan bukit-bukit terbentang dataran yang merupakan daerah-daerah potensial untuk mengembangkan sektor pertanian.
Kota Bau-Bau memiliki pula sungai yang besar, yaitu sungai Bau-Bau yang membatasi Kecamatan Wolio dan Kecamatan Betoambari serta membelah Ibukota Bau-Bau. Sungai tersebut umumnya memiliki potensi yang dapat dijadikan sebagai sumber tenaga,irigasi dan kebutuhan rumah tangga.
Keadaan iklim umumnya sama dengan daerah lain disekitarnya yang mempunyai 2 musim yaitu musim hujan dan musim kemarau dengan suhu udara berkisar 20 derajat Celsius – 33 derajat Celsius.
Jumlah penduduk Kota Bau-Bau menurut hasil Sensus Penduduk (SP) tahun 1990 berjumlah 77.224 jiwa dan sepuluh tahun kemudian pada tahun 2000 mencapai 106.092 jiwa, sehingga laju pertumbuhan penduduk per tahun selama 10 tahun sebesar 3,23%. Angka pertumbuhan ini cukup besar karena dipicu oleh adanya eksodus baik dari Ambon maupun dari Timor Leste. Hasil registrasi penduduk pada akhir tahun 2006 berjumlah 122.339 jiwa. Dari jumlah tersebut terdapat penduduk laki-laki sebanyak 57.027 jiwa (46,61%) dan perempuan sebanyak 65.312 jiwa (53,39%).
Penduduk usia kerja di Kota Bau-Bau pada tahun 2005 sebanyak 95.880 orang, sebanyak 51.610 orang atau 53,83% merupakan angkatan kerja dan sisanya sebanyak 44.270 orang atau 46,17% bukan angkatan kerja. Angkatan kerja tersebut terdiri dari 40.495 orang (78,46%) adalah bekerja dan 11.115 orang (21,54%) merupakan pencari kerja (Pengangguran terbuka).

Iklan